Rabu, 02 Juni 2010

PERKEMBANGAN PROCESSOR

1. Microprocessor 8008 (1972)

Pada tahun 1972 intel mengeluarkan microprocessor 8008 yang berkecepatan hitung 2 kali lipat dari MP sebelumnya. MP ini adalah mp 8 bit pertama. Mp ini juga di desain untuk mengerjakan satu pekerjaan saja.
2. Microprocessor 8080 (1974)

Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan mp terbaru dengan seri 8080. Pada seri ini intel melakukan perubahan dari mp multivoltage menjadi triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih cepat dari seri sebelumnya yang memakai teknologi PMOS. Mp ini adalah otak pertama bagi komputer yang bernama altair.Pada saat ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya sampai 10X mp sebelumnya.



3. Microprocessor 8086 (1978)

Processor 8086 adalah cpu pertama 16 bit. Perusahan komputer IBM menggunakan processor 8086sx ini untuk komputernya karena lebih murah dari harga 8086, dan juga bisa menggunakan mainboard bekas dari processor 8080. Teknologi yang di gunakan pada processor ini juga berbeda dari seri 8080, dimana pada seri 8086 dan 8086sx intel menggunakan teknologi HMOS.
4. Microprocessor 286 (1982)

Intel 286 atau 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
286 (1982) juga merupakan prosessor 16 bit.Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama.Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah.



5. Processor 80386 DX

80386 merupakan CPU 32 bit pertama.
Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20 dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode kerja baru yaitu virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri.
6. Processor 80486 DX

 80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math coprocessor/prosesor pembantu matematis.

7. Processor Cyrix 486SLC

 Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi secara eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX.
8. Processor IBM 486SLC2

 IBM mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama LC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai cache internal 16 KB. SLC2 bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip SLC3 bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari Intel.
9.Pentium Classic (P54C)

 Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993.
 Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz.
 Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).
10.AMD(Advanced Micro Devices)

 Pentium-pentium AMD seperti chip-chip yang ditawarkan oleh Intel bersaing dengan ketat. AMD menggunakan teknologi- teknologi mereka sendiri. Oleh karena itu, prosesornya bukan merupakan clone-clone. AMD mempunyai seri sebagai berikut :
 - K5, dapat disamakan dengan Pentium-pentium Classic (dengan cache L1 16 KB dan tanpa MMX).
 - K6, K6-2, dan K6-3 bersaing dengan Pentium MMX dan Pentium II.
- K7 Athlon, Agustus 1999, tidak kompatibel dengan Socket 7.
11. AMD K5

 K5 merupakan tiruan Pentium.
 K5 AMD juga ada yang PR166. Chip ini dimaksudkan untuk bersaing dengan P166 Intel. Bekerja hanya pada 116.6 MHz (1.75 x 66 MHz) secara internal. Hal ini dikarenakan cache yang dioptimasi dan perkembangan-perkembangan baru lainnya.
 Hanya ada fitur yang tidak sesuai dengan P166 yaitu dalam kerja floating-point.
 PR133 dan PR166 berharga jauh lebih murah dari jenis Pentium yang sebanding, dan prosessor ini sangat terkenal pada mesin-mesin dengan harga yang murah.





12. IDT Winchip

 IDT merupakan perusahaan yang lebih kecil yang menghasilkan CPU seperti Pentium MMX dengan harga murah. WinChip C6 pertama IDT diperkenalkan pada Mei 1997.
13. AMD K6

 K6 AMD diluncurkan 2 April 1997 . Chip ini berunjuk kerja sedikit lebih baik dari pentium MMX. Oleh karena itu termasuk dalam keluarga P6.
 Dilengkapi dengan 32+32 KB cache L1 dan MMX.
• Berisi 8.8 juta transistor.
 K6 seperti halnya K5 kompatibel dengan Pentium. Maka, dapat diletakkan di Socket 7, pada motherboard Pentium umumnya, dan ini segera membuat K6 menjadi sangat terkenal.



14. Cyrix 6×86MX (MII)

Cyrix mempunyai chip dengan unjuk kerja tinggi, berada diantara generasi ke- 5 dan ke-6. Jenis pertama didudukkan melawan chip Pentium MMX dari Intel.
 Jenis berikutnya dapat dibandingkan dengan K6. Prosessor kelompok P6 yang powerful dari Cyrix diumumkan sebagai “M2”. Diperkenalkan pada 30 Mei 1997 namanya menjadi 6×86MX. Kemudian diberi nama MII. Chip 6×86MX ini kompatibel dengan Pnetium MMX dan dipasangkan pada motherboard Socket 7 biasa, 6×86MX mempunyai 64 KB cache L1 internal. Cyrix juga memanfaatkan teknologi yang tidak ditemukan di dalam Pentium MMX.
 6X86MX secara khusus dibandingkan dengan CPU generasi ke-6 lainnya (Pentium II dan Pro dan K6) karena tidak bekerja berdasar kernel RISC. 6X86MX menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium MMX.
 6X86MX mempunyai – seperti semua prosessor dary Cyrix – masalah yang berhubungan dengan unit FPU. Tetapi, jika hanya digunakan untuk aplikasi standart, hal ini bukan masalah. Masalah akan muncul jika memainkan game 3D. 6×86MX chip yang cukup powerful. Tetapi chip-chip ini tidak punya FPU dan MMX yang berunjuk kerja baik. Chip-chip ini tidak memasukkan teknologi 3DNow!
 Kecepatan Internal dan Eksternal 6×86MX




15. AMD K6-2

 Versi “model 8” berikutnya K6 mempunyai nama sandi “Chomper”. Prosessor ini
 pada 28 Mei 1998 dipasarkan sebagai
K6-2, dan seperti versi model 7 K6 yang asli, dibuat dengan teknologi 0.25 mikron. Chip-chip ini bekerja hanya dengan 2.2 voltage. Chip ini berhasil menjadi saingan Pentium II Intel.
 K6-2 dibuat untuk bus front side (bus sistem) pada kecepatan 100 MHz dan motherboard Super 7. AMD membuat perusahaan lain seperti Via dan Alladin, membuat chip set baru untuk motherboard Socket 7 tradisional, setelah Intel tahu 1997 menghentikan platform tersebut.
16. Pentium Pro (1995)

 Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995 . Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.
17. Pentium I (1994-1996)

Intel Pentium I adalah processor generasi pertama dari processor Intel. Kecepatan clock nya adalah 60 MHz, 66 MHz, 75 MHz, 90 MHz, 100 MHz, dan 120 MHz. Tipe processor ini beredar dipasaran sekitar tahun 1994 – 1996.
18. Pentium II (1997)

Pentium processor II merupakan processor yang menggabungkan intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7,5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
 Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :
 CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single
Edge Contact Cartridge)
 • Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.
Arsitektur Intel Pentium II sama dengan processor sebelumnya, namun banyak penambahan fitur-fitur untuk meningkatkan performa dari processor tersebut. Clockrate yang tersedia adalah 233 MHz, 266 MHz, dan 300 MHz. Processor ini memiliki soket tipe slot 242.
19. Pentium-II Celeron A : Mendocino

 Bagian yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU. Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A merupakan sebuah chip dalam kartu.





20. Pentium-II Xeon

 Pada 26 Juli 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end.
 Xeon merupakan Pentium II dengan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang disebut Slot two.
21. Pentium III – Katmai

 Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintah grafis. Perintah ini disebut Katmai New Instructions (KNI) atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D – seperti teknologi 3DNow! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point single instruction multiple data”/”floating point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data” (DPFS SIMD untuk singkatnya) yang bekerja dalam delapan register 128 bit.
 KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat mirip dengan Pentium II. Menggunakan Slot 1.
22. AMD K-7 Athlon

 Processor AMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7) diperkenalkan Agustus 1999.
 • Seperti pada Pentium II , yang rancangannya sepenuhnya milik AMD. Socket tersebut disebut Slot A.
• Kecepatan clock 600 MHz merupakan versi pertama.
• Cache L2 mencapai 8 MB (minimum 512 KB, tanpa tambahan TAG-RAM).
• Cache L1 128 KB.
• Berisi 22 juta transistor (Pentium III mempunyai 9.3 juta).
• Bus jenis baru
. Jenis bus sistem yang benar-benar baru, yang pada versi pertama akan bekerja pada 200 MHz. Kecepatan RAM 200
23. Xeon Pentium III Processor

 Merupakan processor yang dapat diskalakan (multiprocessor) sebanyak 2, 4, 8 atau lebih dan didesain secara khusus untuk mid-range dan server/workstations yang lebih tinggi tingkatannya.
 Processor ini memiliki fitur :
• Sesuai untuk high end workstations atau high end servers
• Kecepatan berkisar dari 500 sampai 550MHz (di tahun 1999)
• Mendukung penskalaan multiprocessor
• Memiliki processor serial number
• 32KB (16KB data /16KB instruction) nonblocking, L1 cache • 512Kbytes L2 cache
Intel Pentium III adalah processor Intel generasi ke-6 dengan arsitektur P6 dan diperkenalkan pada publik pada 26 Februari 1999. Processor ini memiliki 9,6 juta transistor. Processor ini adalah peningkatan dari Pentium II, dengan penambahan fitur-fitur baru seperti tekologi instruksi SSE (untuk mempercepat perhitungan angka-angka floating point dan perhitungan secara parallel). Frekuensi yang tersedia berkisar antara 500 MHz sampai 1,4 GHz. Processor ini memiliki soket tipe PGA 462.
24. 2000: Intel® Pentium® 4 Processor

 Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
 Intel Pentium 4 adalah processor yang tidak kalah populer dengan pendahulunya. Kecepatan dan performa processor yang tinggi membuat Pentium 4 sebagai salah satu processor yang sangat banyak digunakan pada jamannya. Pentium 4 merupakan penyempurna dari Pentium III, dengan clock speed yang lebih tinggi, dan fitur-fitur baru seperti Hyper-threading (dapat memproses lebih dari satu perintah dalam sekali siklus) sehingga membuat Pentium 4 sangat cocok untuk aktivitas game dan desain 3 D. Generasi awal Pentium 4 memiliki kecepatan 1,4 GHz sampai 1,5 GHz. Sedangkan yang paling akhir memiliki kecepatan sampai dengan 2 GHz. Pentium 4 menggunakan soket PGA 423 dan memiliki base frequency 100 MHz, artinya kecepatan yang ada adalah kelipatan dari 100 MHz.
25. 2001: Intel® Xeon® Processor

Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
26.2001: Intel® Itanium® Processor

 Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakaian pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
27. Intel® Itanium® 2 Processor : 2002

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
28. Intel® Pentium® M Processor :2003

 Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
29. Intel Pentium M 735/745/755 processors : 2004

 Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
30.Intel E7520/E7320 Chipsets :2004

 7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
31. Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz : 2005

 Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
32. Intel Pentium D 820/830/840 : 2005

Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
33. Intel Core 2 Quad Q6600 : 2006

Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
34. Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 : 2006

Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power.
35. Intel Dual Core
Dual Core adalah generasi baru yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Dual Core memiliki dua processor dalam satu chip. Sehingga kecepatan dan performa dapat meningkat sampai 2 kali lipat dari sebelumnya. Dengan dua processor, maka kecepatan data yang diproses menjadi 2 kali lebih cepat dari sebelumnya. Kecepatan dari processor Dual Core bervariasi mulai dari 1,6 GHz sampai 2,1 GHz. Intel Dual Core memiliki soket tipe LGA 775.
36. Intel Core 2 Duo

Processor ini adalah penerus dari Dual Core. Hanya saja Core 2 Duo memiliki performa yang lebih tinggi dan dapat beroperasi dengan penggunaan energi yang sangat efisien. Performa Core 2 Duo tidak menurun meskipun hanya menggunakan energi yang lebih sedikit. Karena itulah Core 2 Duo sering dikatakan dengan processor hemat energi, namun memiliki kecepatan yang tinggi. Kecepatannya berkisar antara 1,8 GHz sampai 3 GHz. Intel Core 2 Duo juga memiliki soket tipe LGA 775.
37. Intel Core I3

Core i3 adalah generasi penerus dari Core 2 Duo. Core i3 sudah memiliki tingkat yang berbeda total dengan generasi sebelumnya. Intel Core i3 memiliki L2 Cache 3 MB dan 4 MB, serta mengkonsumsi daya dari 35 Watt sampai 73 Watt. Munculnya Core i3 diikuti dengan peluncuran processor Intel Core i5. Intel Core i3 memiliki soket tipe LGA 1156.
38. Intel Core I5

Intel Core i5 adalah penyempurnaan dari processor Intel Core i3. Core i5 memiliki kecepatan dan performa yang lebih unggul dari Core i3. Intel Core i5 memiliki L2 Cache 3 MB, 4 MB, dan 8 MB serta memiliki konsumsi daya mulai dari 19 Watt sampai 95 Watt. Intel Core i5 lebih hemat energi daripada pendahulunya.Processor ini memiliki soket jenis LGA 1156.
39. Intel Core I7

Core i7 adalah generasi paling baru dari processor Intel. Intel Core i7 disebut-sebut sebagai processor paling cepat didunia. Core i7 memiliki arsitektur 64-bit (begitu juga dengan pendahulunya Core 2 Duo, Core i3, dan Core i5). Core i7 memiliki L2 Cache mulai dari 4 MB sampai 12 MB dengan daya 18 Watt sampai 130 Watt. Core i7 memiliki soket tipe LGA 1156 dan LGA 1366.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar